logo

FX.co ★ Pasar saham pada 23 Juni: S&P 500 dan NASDAQ melemah

Pasar saham pada 23 Juni: S&P 500 dan NASDAQ melemah

Indeks saham AS ditutup beragam kemarin. S&P 500 melemah 0,37%, Nasdaq 100 turun 1,32%, sementara Dow Jones Industrial Average naik 0,28%.

Pasar saham pada 23 Juni: S&P 500 dan NASDAQ melemah

Sektor teknologi mengalami penurunan untuk sesi kedua berturut-turut. MSCI All Country World Index turun 0,5%, dan pasar Asia jatuh lebih dari 2% setelah sebelumnya mencapai rekor tertinggi. Fokus penjualan kembali terjadi pada Kospi Korea Selatan, yang anjlok lebih dari 6% di tengah kekhawatiran bahwa lonjakan saham perusahaan chip sudah terlalu berlebihan. Pagi ini, kontrak berjangka SandP 500 merosot sekitar 0,8% dan kontrak berjangka Nasdaq 100 sekitar 1,3%.

Koreksi ini lebih terlihat sebagai upaya mengambil keuntungan ketimbang perubahan arah tren. Para investor mulai mengecilkan posisi saham-saham unggulan tahun ini menjelang dua ketidakpastian penting: perkembangan negosiasi AS-Iran dan memasuki musim laporan keuangan kuartalan. Kekhawatiran juga semakin meningkat terkait imbal hasil dari investasi infrastruktur AI yang belum pernah terjadi sebelumnya — jika suatu sektor sudah memiliki valuasi yang tinggi, sedikit rasa kecewa bisa memicu reaksi yang cukup tajam.

Keanehan hari ini adalah meskipun harga minyak menurun, pasar tidak merayakannya. Harga Brent anjlok melewati US$78 setelah mengalami penurunan lebih dari 3% pada hari Senin, seiring dengan kemajuan dalam putaran pertama pembicaraan AS-Iran. AS memberikan izin kepada Iran selama 60 hari untuk menjual minyak di pasar internasional, yang memberikan dukungan bagi ekonomi Teheran. Namun, pasar justru lebih merasa cemas oleh jatuhnya saham teknologi AS kemarin malam daripada bersuka cita dengan harga minyak yang lebih rendah. Sentimen yang menghindari risiko mendominasi, dan bahkan berita yang positif pun cenderung dilihat dengan cara yang negatif.

Logam mulia dan cryptocurrency juga menunjukkan penurunan: emas turun lebih dari 1%, perak jatuh lebih dari 3%, dan Bitcoin merosot lebih dari 1%. Pola yang terlihat sudah dikenal — kekhawatiran inflasi dan nada hawkish dari The Fed lebih menguasai daripada rasa lega dari sisi geopolitik. Imbal hasil Treasury tetap stabil setelah penurunan pada hari Senin. Dolar AS menguat terhadap sebagian besar mata uang, sementara yen bertahan dekat dengan level terendahnya sejak 1986.

Pasar saham pada 23 Juni: S&P 500 dan NASDAQ melemah

Secara teknikal, analisis S&P 500 mengindikasikan bahwa tugas utama pembeli hari ini adalah menembus level resistance terdekat di $7.404. Hal itu akan menunjukkan potensi kenaikan yang diperbarui dan membuka jalan menuju $7.427. Penguasaan level $7.451 akan semakin memperkuat skenario bullish. Di sisi bawah, pembeli harus mempertahankan area sekitar $7.380. Penembusan di bawah level tersebut akan dengan cepat mendorong indeks kembali ke $7.355 dan membuka jalan menuju $7.339.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka artikel penulis ini Buka akun trading