logo

FX.co ★ Gambaran Umum Pasangan GBP/USD. 2 November. Bola Kini Berada di Tangan Bank of England

Gambaran Umum Pasangan GBP/USD. 2 November. Bola Kini Berada di Tangan Bank of England

Gambaran Umum Pasangan GBP/USD. 2 November. Bola Kini Berada di Tangan Bank of England

Pasangan GBP/USD sedikit melemah pada hari Jumat, tetapi penurunan itu baru terjadi di penghujung hari — setelah sebelumnya pasangan ini melanjutkan kenaikan intraday. Membandingkan pergerakan euro dan pound saat ini tidak ada gunanya karena keduanya praktis tidak lagi berkorelasi. Pound menguat cukup tajam dalam beberapa minggu terakhir dengan pola yang sepenuhnya selaras dengan gambaran teknikal pada time frame yang lebih panjang. Sementara itu, euro justru turun tanpa mengindahkan fundamental, data makro, maupun geopolitik. Dengan kata lain, ketika menganalisis dan memproyeksikan pergerakan pound, Anda masih layak memperhatikan peristiwa dan rilis data; tetapi upaya yang sama terhadap euro untuk saat ini sebagian besar tidak membuahkan hasil.

Pound terus menyenangkan para trader karena pergerakannya sejauh ini mengikuti logika mekanis yang jelas, dimulai dari time frame tinggi. Ingat: grafik harian dan mingguan menunjukkan channel mendatar yang valid. Harga menguji batas bawah channel-channel tersebut pada pertengahan Oktober dan kemudian menguat tajam. Sejak saat itu, GBP/USD secara teknikal mempunyai kecenderungan bergerak menuju batas atas channel, kurang lebih di area 1,3650 dan 1,3780. Target-target dan garis channel tersebut terlihat jelas pada grafik terkait.

Menurut kami, pound seharusnya tetap melanjutkan kenaikan dalam kondisi apa pun, karena fase mendatar sering bersifat acak dan, setelah menguji level terendah, pasangan ini kini memiliki alasan teknikal untuk membidik level atas. Minggu ini Bank of England berpotensi memberikan dukungan tambahan bagi pound — BoE kemungkinan akan menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam siklus pengetatan kali ini. Inflasi di Inggris naik sebagaimana di Uni Eropa dan Amerika Serikat, sehingga akan janggal jika BoE tidak melakukan pengetatan. Jika pengetatan dilakukan, mengapa hanya dolar yang boleh rally?

Pasar sudah banyak memperhitungkan faktor pengetatan The Fed ke dalam harga; kini giliran pengetatan BoE yang perlu diperhitugnkan ke dalam harga. Kami juga memperkirakan peristiwa eksternal yang sama akan memicu respons sangat berbeda pada pound dan euro. Sebagai contoh, memanasnya kembali ketegangan geopolitik di Timur Tengah mungkin kembali menekan euro, sementara pound mungkin tetap relatif tangguh. Jika data ketenagakerjaan AS pada Jumat nanti ternyata lemah, hal itu kecil kemungkinan akan banyak membantu euro — tetapi dolar yang melemah bisa sangat positif bagi pound.

Meskipun demikian, jangan berasumsi pound akan naik tanpa jeda. Apa saja dapat terjadi di pasar. Misalnya, perdagangan hari Jumat ditutup dengan penarikan likuiditas dari level tertinggi 4 jam terbaru dan terbentuknya sebuah order block. Secara teknikal, koreksi pada awal minggu yang baru akan menjadi hal wajar. Namun, kami tidak memperkirakan penurunan yang dalam karena sinyal yang lebih kuat pada time frame tinggi masih mengarah ke utara. Oleh karena itu, proyeksi kami adalah koreksi moderat yang kemudian diikuti kelanjutan tren naik lokal.

Gambaran Umum Pasangan GBP/USD. 2 November. Bola Kini Berada di Tangan Bank of England

Rata-rata volatilitas pasangan GBP/USD selama 5 hari perdagangan terakhir sebesar 64 pip. Untuk pasangan pound/dolar, nilai ini dikategorikan "rata-rata". Pada hari Senin, 2 November, kami memperkirakan pergerakan di dalam rentang yang dibatasi oleh 1,3325 dan 1,3453. Channel regresi linear bagian atas kembali berbalik turun. CCI dua kali memasuki area oversold dan membentuk bullish divergence, yang mengisyaratkan potensi berakhirnya tren menurun.

Level support terdekat:

S1 – 1,3367

S2 – 1,3306

S3 – 1,3245

Level resistance terdekat:

R1 – 1,3428

R2 – 1,3489

R3 – 1,3550

Rekomendasi trading:

Pasangan GBP/USD telah memulai tren naik yang berpotensi menjadi awal pergerakan jangka panjang. Kebijakan Donald Trump akan terus menekan perekonomian AS, sehingga kami tidak memperkirakan penguatan dolar yang berkelanjutan dalam jangka panjang. Sejauh ini di tahun 2026, geopolitik dan inflasi telah mendukung dolar, mendorong arus modal menuju aset aman dan mendorong The Fed kembali ke kebijakan pengetatan. Namun, pada time frame mingguan, fase mendatar dalam kisaran 1,3150 hingga 1,3780 di dalam tren naik empat tahun mendukung ekspektasi kenaikan pound dalam jangka menengah. Pertimbangkan posisi beli dengan target di 1,3428 dan 1,3453 selama harga bertahan di atas moving average. Ketika harga berada di bawah moving average, Anda dapat mempertimbangkan posisi jual dengan target di 1,3306 dan 1,3245.

Catatan pada grafik:

  • Channel regresi linear membantu mengidentifikasi tren saat ini. Jika kedua channel mengarah ke sisi yang sama, tren tersebut kuat.
  • Moving average (pengaturan 20,0, diperhalus) mendefinisikan kecenderungan jangka pendek dan arah yang sebaiknya diambil dalam trading saat ini.
  • Level Murray adalah level target untuk pergerakan dan koreksi.
  • Level volatilitas (garis merah) menunjukkan kisaran harga yang kemungkinan akan ditempati pasangan ini pada hari berikutnya berdasarkan volatilitas saat ini.
  • Indikator CCI — masuknya harga ke area oversold (di bawah -250) atau overbought (di atas +250) mengindikasikan potensi pembalikan tren yang sudah dekat.
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka artikel penulis ini Buka akun trading