Pada hari Rabu, imbal hasil obligasi pemerintah Jepang bertenor 10 tahun turun sedikit di bawah 2,35%, setelah Menteri Keuangan Satsuki Katayama mengimbau para pelaku pasar untuk tetap tenang. Hal ini terjadi setelah aksi jual yang telah meningkatkan imbal hasil ke level yang belum pernah terlihat dalam beberapa dekade. Lonjakan ini dipicu oleh usulan Perdana Menteri Sanae Takaichi untuk mengurangi pajak penjualan 8% pada makanan, yang telah memicu kekhawatiran tentang situasi fiskal Jepang, karena ada ketidakpastian mengenai bagaimana pemerintah akan menutupi kekurangan pendapatan tersebut. Kekhawatiran juga muncul bahwa penurunan yang lebih signifikan di pasar obligasi mungkin memaksa Bank of Japan untuk turun tangan dengan program pembelian obligasi tanpa batas. Investor juga bersiap untuk pemilihan cepat yang dijadwalkan pada 8 Februari, karena Takaichi berupaya untuk mengkonsolidasikan otoritasnya dan melanjutkan strategi fiskal ekspansifnya. Dalam berita lain, BOJ diperkirakan secara luas akan mempertahankan suku bunga kebijakannya di 0,75% akhir pekan ini, setelah kenaikan 25 basis poin pada bulan Desember.
FX.co ★ Imbal Hasil Jepang Stabil Berkat Pernyataan Katayama
Imbal Hasil Jepang Stabil Berkat Pernyataan Katayama
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading