logo

FX.co ★ Harga Bijih Besi Turun Akibat Pengiriman yang Lebih Tinggi

Harga Bijih Besi Turun Akibat Pengiriman yang Lebih Tinggi

Futures bijih besi telah turun di bawah CNY 790 per ton, mencapai level terendah dalam hampir sebulan. Penurunan ini terjadi setelah pengumuman Rio Tinto tentang produksi rekor dan pengiriman yang kuat pada kuartal terakhir tahun sebelumnya. Sebagai pemasok bijih besi terkemuka di dunia, Rio Tinto melaporkan peningkatan pengiriman sebesar 7%, dengan total 91,3 juta ton. Pertumbuhan ini didorong oleh output yang luar biasa dari operasi mereka di Pilbara dan logistik kereta api serta pelabuhan yang efisien. Selain itu, perusahaan memulai ekspor dari tambang Simandou yang baru dikembangkan di Guinea dan mengantisipasi penjualan antara 5 juta hingga 10 juta ton pada tahun 2026. Di sisi permintaan, ledakan di pabrik pelat baja di wilayah Mongolia Dalam, Tiongkok, telah menimbulkan kekhawatiran mengenai peraturan keselamatan yang lebih ketat yang berpotensi mempengaruhi permintaan bahan baku. Selain itu, data resmi menunjukkan penurunan lebih dari 4% dalam produksi baja Tiongkok, turun menjadi sekitar 961 juta ton pada tahun 2025, menandai produksi tahunan terendah sejak 2018. Sektor properti terus menunjukkan kelemahan, dengan harga rumah baru terus menurun pada bulan Desember.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading