logo

FX.co ★ Pengetatan Lingkungan Mengguncang Pasar Indonesia

Pengetatan Lingkungan Mengguncang Pasar Indonesia

Pada Rabu sore, saham-saham Indonesia mengalami penurunan, turun 113 poin atau 1,2%, mencapai 9.011. Penurunan ini menandai kemunduran dari rekor tertinggi yang diamati pada sesi sebelumnya saat para pedagang bergerak untuk mengamankan keuntungan. Sentimen pasar terpukul setelah keputusan Presiden Prabowo untuk mencabut izin 28 perusahaan di berbagai sektor seperti kehutanan, kelapa sawit, kakao, pembangkit listrik, dan pertambangan. Pencabutan izin tersebut dikaitkan dengan pelanggaran lingkungan yang terkait dengan banjir tahun sebelumnya di Sumatra. Penurunan ini meluas, dengan penurunan signifikan di sektor properti, keuangan, dan infrastruktur.

United Tractors mengalami penurunan substansial hampir 15% setelah anak perusahaannya, Agincourt Resources—operator tambang emas dan perak Martabe—terdampak oleh tindakan tegas tersebut. Demikian pula, Astra International mengalami penurunan 11,3% karena investasinya di United Tractors, sementara Toba Pulp Lestari mengalami penurunan kecil sebesar 0,8% saat mencari kejelasan mengenai tindakan pemerintah. Pemulihan kecil di pasar berjangka AS membantu membatasi penurunan lebih lanjut, terutama menjelang pidato Presiden Trump di World Economic Forum di Davos. Investor juga menantikan pengumuman kebijakan Bank Indonesia, dengan harapan bahwa suku bunga akan tetap tidak berubah untuk bulan keempat berturut-turut.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading