Data terbaru CFTC per 20 Maret 2026 menunjukkan pengetatan signifikan pada posisi spekulatif neto GBP. Posisi sebelumnya berada di level -84,2 ribu kontrak dan kini menyempit menjadi -65,5 ribu kontrak. Perubahan ini menandakan berkurangnya posisi jual (net short) terhadap pound sterling di kalangan pelaku pasar spekulatif.
Penyempitan posisi negatif tersebut dapat dibaca sebagai sinyal membaiknya sentimen terhadap GBP, karena semakin sedikit spekulan yang bertaruh pada pelemahan mata uang Inggris. Meskipun angka neto masih berada di wilayah negatif, tren pengurangan short ini berpotensi mencerminkan ekspektasi pasar yang mulai lebih konstruktif terhadap prospek pound ke depan.
Bagi pelaku pasar, dinamika posisi spekulatif ini sering dijadikan salah satu indikator tambahan untuk mengukur arah minat risiko terhadap GBP. Pergerakan dari -84,2K ke -65,5K dapat mengisyaratkan potensi penyesuaian strategi, terutama bagi mereka yang sebelumnya agresif pada posisi jual terhadap mata uang Inggris tersebut.