Data terbaru Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas Amerika Serikat (CFTC) menunjukkan minat spekulatif terhadap perak mulai mendingin. Posisi neto spekulatif perak tercatat turun dari 24,6 ribu menjadi 21,9 ribu kontrak, berdasarkan pembaruan data per 20 Maret 2026.
Penurunan posisi neto tersebut mengindikasikan bahwa pelaku pasar berjangka di Amerika Serikat mengurangi eksposurnya terhadap perak dibandingkan periode sebelumnya. Meskipun angka tersebut masih menunjukkan posisi beli bersih, langkah pengurangan posisi ini dapat mencerminkan sikap yang lebih hati-hati di tengah dinamika pasar komoditas global.
Pergerakan ini akan menjadi salah satu indikator yang diawasi pelaku pasar untuk menilai sentimen dan potensi arah harga perak ke depan, terutama bagi investor yang menjadikan logam mulia ini sebagai aset lindung nilai maupun instrumen spekulatif dalam portofolio mereka.