Kontrak berjangka seng (zinc futures) diperdagangkan di kisaran $3.600 per ton, mendekati level tertingginya dalam empat tahun, seiring membaiknya sentimen pasar setelah adanya kemajuan dalam negosiasi Amerika Serikat–Iran. Putaran pertama pembicaraan di Swiss berakhir dengan kedua belah pihak menyepakati peta jalan menuju kesepakatan final, sehingga mengurangi kekhawatiran akan gangguan lebih lanjut terhadap aktivitas ekonomi global dan memperkuat ekspektasi terhadap permintaan industri. Dukungan tambahan juga datang dari pengetatan pasokan jangka pendek setelah terjadinya gangguan produksi di sejumlah fasilitas kunci. Operasi Kazzinc milik Glencore di Kazakhstan berjalan dengan kapasitas yang dikurangi setelah terjadi ledakan, sementara smelter Cajamarquilla milik Nexa di Peru sempat ditutup sementara akibat kerusakan akibat kebakaran, meskipun produksinya secara bertahap mulai dipulihkan. Pada awal tahun ini, peristiwa seismik di tambang Garpenberg milik Boliden juga meningkatkan kekhawatiran mengenai risiko produksi yang lebih rendah dalam jangka panjang. Faktor-faktor bullish ini sebagian tertahan oleh menguatnya dolar Amerika Serikat, yang membuat komoditas berdenominasi dolar menjadi lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain dan dengan demikian menekan harga seng.
FX.co ★ Harga Zinc Mendekati Titik Tertinggi dalam 4 Tahun
Harga Zinc Mendekati Titik Tertinggi dalam 4 Tahun
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading