logo

FX.co ★ Rupiah Melemah Seiring Kekuatan Dolar yang Berlanjut

Rupiah Melemah Seiring Kekuatan Dolar yang Berlanjut

Rupiah melemah tipis menuju Rp 17.870 per dolar AS pada hari Selasa, menandai penurunan untuk sesi ketiga berturut-turut, seiring indeks dolar AS bertahan dekat level tertinggi dalam 13 bulan di tengah ekspektasi bahwa Federal Reserve dapat kembali menaikkan suku bunga akhir tahun ini.

Dari dalam negeri, sentimen tetap berhati-hati menjelang tinjauan MSCI akhir pekan ini terkait potensi penurunan peringkat Indonesia menjadi frontier market, sebuah langkah yang berpotensi memicu arus keluar modal dalam jumlah besar. Kekhawatiran atas meningkatnya biaya untuk menopang rupiah juga kembali mencuat setelah cadangan devisa Indonesia kembali menurun pada Mei.

Pada saat yang sama, laporan media lokal bahwa sejumlah produsen mobil besar asal Jepang mungkin akan memindahkan sebagian operasi manufaktur mereka dari Indonesia ke Vietnam semakin memperkuat kekhawatiran terhadap investasi asing, lapangan kerja, dan prospek sektor manufaktur nasional secara lebih luas.

Kendati demikian, pelemahan rupiah masih tertahan oleh kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia secara kumulatif sebesar 100 basis poin sejak Mei, serta pengetatan regulasi valuta asing yang akan mulai berlaku pada 1 Juli dan ditujukan untuk meredam arus keluar modal.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading