Kontrak berjangka indeks saham AS nyaris tidak berubah pada hari Jumat, berhenti sejenak setelah reli kuat pada sesi sebelumnya yang didorong oleh melemahnya harga minyak dan turunnya imbal hasil obligasi, yang meningkatkan selera terhadap aset berisiko. Pada hari Kamis, Dow Jones Industrial Average menguat 0,61%, S&P 500 naik 1,14%, dan Nasdaq Composite melonjak 1,69%.
Saham perusahaan chip memimpin penguatan, melanjutkan rebound setelah kekhawatiran sebelumnya mengenai keamanan AI sempat menimbulkan keraguan tentang belanja modal terkait AI di masa depan. Kenaikan menonjol datang dari Micron (naik 5,5%), Nvidia (2,5%), Intel (7,7%), AMD (6,4%), dan SanDisk (6,2%).
Saham mendapat dukungan dari penurunan harga minyak, yang membantu meredakan kekhawatiran inflasi dan memicu reli menyeluruh pada US Treasuries. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun turun kembali ke sekitar 4,93% setelah sempat bergerak di atas 5% awal pekan ini.
Sentimen di Wall Street semakin terangkat oleh rasa lega bahwa Federal Reserve menyampaikan kenaikan suku bunga yang sudah banyak diperkirakan, meskipun para pembuat kebijakan memberi sinyal bahwa pengetatan tambahan mungkin masih diperlukan untuk kembali mengendalikan inflasi.