logo

FX.co ★ Imbal Hasil Obligasi Australia 10 Tahun Turun dari Level Tertinggi Sejak 2011

Imbal Hasil Obligasi Australia 10 Tahun Turun dari Level Tertinggi Sejak 2011

Imbal hasil obligasi pemerintah Australia bertenor 10 tahun turun di bawah 5,3%, mundur dari level tertingginya sejak pertengahan 2011 dan mencerminkan penurunan imbal hasil global seiring meredanya kekhawatiran gangguan pasokan dari Timur Tengah yang menurunkan tekanan inflasi. Harga minyak terkoreksi setelah Saudi Arabia mengambil langkah untuk memulihkan aliran melalui pipa East–West, sementara President Trump dijadwalkan bertemu para pemimpin Gulf pekan depan.

Di dalam negeri, pernyataan bernada hawkish dari pejabat tertinggi Reserve Bank of Australia memperkuat ekspektasi pengetatan kebijakan lebih lanjut. Gubernur Michele Bullock mengatakan risiko inflasi ke atas mulai muncul dan memperingatkan bahwa kenaikan biaya dapat membuat inflasi bertahan tinggi lebih lama. Ucapannya menyusul serangkaian pernyataan terbaru dari pejabat senior RBA bahwa inflasi masih terlalu tinggi dan harus terus mereda.

Pasar uang kini memperhitungkan setidaknya dua kenaikan suku bunga tambahan sebelum pertemuan bulan Februari, dengan probabilitas sekitar 87% bahwa langkah pertama akan diambil pada 29 September. Ini menandai perubahan signifikan dibanding awal September, ketika pelaku pasar hanya memperkirakan satu kenaikan lagi.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading