Neraca perdagangan Malaysia mencatat penguatan signifikan pada Agustus 2026, dengan surplus yang meningkat menjadi 28,10 miliar, naik dari 22,50 miliar pada Juli 2026. Data terbaru ini diperbarui pada 18 September 2026 dan menunjukkan pelebaran surplus sekitar 5,60 miliar dalam satu bulan.
Kenaikan ini mengindikasikan bahwa kinerja ekspor Malaysia masih lebih kuat dibandingkan impor, sehingga menjaga posisi eksternal negara tersebut tetap solid. Perbaikan neraca perdagangan pada Agustus 2026 ini berpotensi memberikan dukungan tambahan bagi stabilitas ekonomi makro, termasuk nilai tukar dan ruang kebijakan fiskal maupun moneter.
Dengan tren surplus yang menguat dari Juli ke Agustus 2026, pelaku pasar dan pengambil kebijakan akan menantikan rilis data berikutnya untuk melihat apakah momentum positif neraca perdagangan Malaysia dapat berlanjut dalam beberapa bulan ke depan.