logo

FX.co ★ kohaku | Kohakus Trading Journal

Kohakus Trading Journal

Jurnal 2 November 2026

Kohakus Trading Journal

EUR/JPY Timeframe H4
Pergerakan pasangan mata uang EUR/JPY pada timeframe H4 masih memperlihatkan kecenderungan bearish yang cukup kuat. Berdasarkan struktur pergerakan harga pada grafik, tekanan jual masih mendominasi pasar setelah terbentuknya rangkaian lower high dan lower low sejak pertengahan September 2026. Harga yang saat ini berada di sekitar 176.08 menunjukkan bahwa EUR/JPY sedang bergerak dalam fase konsolidasi setelah mengalami penurunan tajam dari area 177.80–178.00. Kondisi ini mengindikasikan bahwa kekuatan seller masih relatif lebih besar dibandingkan buyer, meskipun dalam jangka pendek mulai terlihat upaya pemulihan harga dari area support bawah. Jika diperhatikan dari posisi Moving Average 100 (garis biru), harga EUR/JPY saat ini masih bergerak di bawah garis tersebut. MA 100 juga menunjukkan kemiringan ke bawah, yang mencerminkan bahwa tekanan bearish dalam jangka menengah masih berlangsung. Garis MA 100 yang berada di sekitar area 176.80–177.00 menjadi salah satu resistance dinamis yang perlu diperhatikan. Selama harga belum mampu menembus dan bertahan di atas garis tersebut, peluang terjadinya kenaikan masih cenderung terbatas. Setiap pergerakan naik menuju MA 100 berpotensi menjadi kesempatan bagi seller untuk kembali mengambil kendali, terutama apabila muncul penolakan harga yang disertai pembentukan candle bearish. Sementara itu, Moving Average 200 (garis merah) berada lebih tinggi daripada MA 100 dan juga memperlihatkan arah pergerakan yang menurun. Posisi kedua indikator tersebut, dengan MA 100 berada di bawah MA 200, memperkuat gambaran bahwa tren utama EUR/JPY masih berada dalam tekanan bearish. MA 200 yang berada di sekitar area 177.80–178.00 menjadi resistance dinamis jangka panjang. Selama harga masih tertahan di bawah kedua garis moving average tersebut, struktur pasar belum menunjukkan indikasi pembalikan tren yang meyakinkan. Untuk mengubah kecenderungan tersebut, buyer perlu mendorong harga melewati MA 100 terlebih dahulu, kemudian menguji MA 200 sebagai konfirmasi pemulihan yang lebih kuat. Dari perspektif support dan resistance horizontal, area 176.25 menjadi level penting yang saat ini sedang diperhatikan oleh pelaku pasar. Level tersebut merupakan resistance terdekat sekaligus batas atas konsolidasi harga dalam beberapa sesi terakhir. Harga terlihat beberapa kali mencoba bergerak melewati area ini, tetapi belum mampu membangun momentum kenaikan yang konsisten. Apabila EUR/JPY berhasil menembus 176.25 dan ditutup dengan kuat di atasnya pada timeframe H4, peluang penguatan dapat berlanjut menuju area 176.80–177.00, yang berdekatan dengan MA 100. Jika tekanan beli semakin meningkat, resistance berikutnya berada di sekitar 178.48. Namun, area tersebut diperkirakan menjadi hambatan yang cukup kuat karena merupakan bekas zona pergerakan harga sebelumnya sekaligus berada dalam wilayah pengaruh MA 200. Di sisi lain, support horizontal 175.05 merupakan level krusial yang perlu diperhatikan. Area ini menjadi batas bawah pergerakan harga sekaligus zona pertahanan buyer dalam fase konsolidasi saat ini. Selama harga mampu bertahan di atas 175.05, peluang terjadinya rebound teknikal masih terbuka. Namun, apabila tekanan jual kembali meningkat dan candle H4 berhasil ditutup di bawah level tersebut, kondisi ini dapat menjadi konfirmasi bahwa seller kembali memperoleh momentum. Penembusan support tersebut berpotensi mendorong harga melanjutkan pelemahan menuju area 174.85 sebagai wilayah support berikutnya. Kegagalan buyer mempertahankan area 175.05 juga dapat memperkuat struktur lower low dan memperpanjang tren penurunan yang telah berlangsung sejak September. Secara keseluruhan, pergerakan EUR/JPY saat ini memperlihatkan keseimbangan sementara antara buyer dan seller di sekitar area 175.05–176.25. Meskipun terdapat beberapa upaya pemulihan, kenaikan tersebut belum cukup kuat untuk mengubah struktur bearish. Konsolidasi yang terjadi setelah penurunan tajam dapat dipandang sebagai fase pengumpulan momentum sebelum harga menentukan arah pergerakan berikutnya. Oleh karena itu, reaksi harga terhadap kedua batas konsolidasi tersebut menjadi faktor penting dalam menentukan arah transaksi selanjutnya. Pelaku pasar sebaiknya tidak terburu-buru mengambil posisi sebelum terdapat konfirmasi penembusan maupun penolakan yang jelas pada level-level penting. Kesimpulan, EUR/JPY pada timeframe H4 masih memiliki kecenderungan bearish, didukung oleh posisi harga yang berada di bawah MA 100 dan MA 200 serta kemiringan kedua moving average yang mengarah ke bawah. Area 176.25 menjadi resistance terdekat, sedangkan 175.05 merupakan support utama yang menentukan keberlanjutan tekanan jual. Selama harga masih tertahan di bawah MA 100 dan belum mampu menembus resistance 176.25 secara meyakinkan, peluang penurunan menuju 175.05 bahkan 174.85 masih perlu diwaspadai. Sebaliknya, apabila buyer berhasil menembus 176.25, penguatan berpotensi berlanjut menuju 176.80–177.00 dan selanjutnya 178.48. Dengan demikian, skenario bearish masih lebih dominan, sementara peluang bullish membutuhkan konfirmasi penembusan resistance dan perubahan struktur pergerakan harga yang lebih kuat.
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Baca postingan ini di forum Buka akun trading